Penyakit Kulit Panu

Salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada penyakit kulit adalah penyakit kulit panu. Penyakit kulit ini ditandai dengan bercak putih dan gatal jika terkena keringat. Penyakit ini mudah sekali menular, baik secara langsung melalui sentuhan kulit penderita yang terkena panu atau melalui barang-barang yang dipakai penderita. Penyebab dari penyakit kulit panu ini adalah infeksi jamur Malazessia furfun yang berkembang biak secara aktif di permukaan kulit. Daerah yang sering diserang jamur ini, yaitu punggung, leher, tengkuk, dan dada. Penyakit ini terutama menyerang orang yang banyak mengeluarkan keringat dan kurang menjaga kebersihan kulit.

Pencegahan penyakit kulit panu adalah :

  1. Selalu menjaga kebersihan kulit, mandi minimum 2 kali sehari.
  2. Gunakan pakaian bersih yang mudah menyerap keringat
  3. Jangan gunakan pakaian, handuk, atau saputangan yang dipakai penderita

Penyakit kulit panu tidak hanya muncul di punggung atau dibadan saja, namun juga di kulit wajah yang bsa dihinggapi virus. Tumbuh bintil-bintil halus dikulit. Atau mungkin dihinggapi jamur kulit, sering penyakit panu (tinea versicolor). Penularan terjadi sehabis tidur dibekas pengidap panu diwajah, misalnya.

Jika panu diwajah tidak segera diobati, panu bisa terus melebar dan biasanya sukar hilangnya. Bercak panu, selain merusak pemandangan pada wajah, terkesan penyakit yang bikin turun kepercayaan diri. Masalah kulit lainnya jika terbentuk bercak menyerupai panu, namun bukan panu.

Pengobatan herbal untuk penyakit kulit panu adalah :

Bahan ;

  1. 30 g daun ketepeng china segar
  2. Kapur sirih secukupnya

Cara  membuat :

  1. Cuci bersih daun ketepeng china haluskan lalu tambahkan seikit kapur sirih
  2. Gosokkan pada bagian kulit yang terkena panu

Selain dengan beberapa cara diatas, khasiat bunga melati juga dapat digunakan sebagai obat panu yang menyerang kulit. Gosokkan bunga ini pada bagian kulit yang terkena panu hingga bunga tersebut sampai berwarna kehitaman. Lakukan setelah mandi.

Atau dengan menggunakan ramuan obat panu seperti dibawah ini :

Bahan : Rimpang lengkuas 1 jari, bawang putih 1 umbi, dan jeruk nipis 1 buah

Cara pembuatan : Lengkuas dan bawang putih ditumbuk halus dan dicampur air jeruk nipis

Cara pemakaian :  Oleskan ramuan ke bagian kulit yang terkena panu secara teratur.

Panu pada umumnya dapat diobati dengan zat pembunuh jamur (fungional) asam salisilat, adakalanya dalam kombinasi dengan asam benzoate. Penyakit panu biasanya diderita oleh orang yang kurang menjaga kebersihan kulitnya. Untuk mengobatinya Anda dapat menggunakan beberapa cara berikut ini. Pertama ambillah 1/8 rimpang llengkuas, giling halus, lalu tambahkan minyak kelapa, dan oleskan pada kulit yang terserang panu. Kedua, ambil biji atau buah daun jinten secukupnya, cuci bersih, lalu giling halus, dan tempelkan pada bagian yang terkena kurap/panu. Ketiga ambillah 1 lembar daun brojo lintang haluskan, kemudian bubuhkan pada bagian yang terkena panu.

 

 

Posted in Obat Panu | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Menghilangkan Panu

Panu adalah jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Penyakit kulit ini banyak ditemui di daerah tropis dan lembab. Panu berwarna pucat, keputih-putihan atau putih kelabu, hingga merah, tergantung dari warna kulit penderitanya. Penyakit ini mudah menular dan terasa gatal bila sedang berkeringat.

Definisi medisnya, panu adalah infeksi jamur superfisial yang ditandai dengan adanya makula di kulit, skuama halus, disertai rasa gatal. Infeksi jamur superfisialis yang kronis dan asimtomatis disebabkan oleh Malassezia furfur menyerang stratum korneum dari epidermis.

Penyakit Kulit Panu

Sebagian besar kasus panu ini terjadi akibat aktivasi dari malassezia furfur akibat adanya perubahan keseimbangan flora normal kulit. Faktor yang dapat mempengaruhi keseimbangan tersebut antara lain adalah faktor lingkungan dan suseptibilitas individual. Faktor lingkungan yaitu faktor kelembaban kulit, sedangkan faktor individual yaitu penyakit yang mempengaruhi imunitas, malnutrisi, penggunaan obat-obatan yang menurunkan imunitas dan adanya kecenderungan genetik (keturunan). Akibat kondisi tersebut, malassezia furfur akan berkembang menjadi bentuk miselial yang bersifat patogenik yang terlihat secara klinis sebagai penyakit panu.

Penyakit ini paling banyak dijumpai pada usia belasan, walaupun pernah dilaporkan pada usia yang lebih muda dan tua. Penyakit ini terutama ditemukan pada daerah yang menghasilkan banyak keringat, karena jamur ini hidup dan berkembang biak dari hasil metabolisme sebum. Biasanya terdapat pada bagian atas dada dan meluas ke lengan, leher, perut, kaki, ketiak, pelipatan paha, muka, dan kepala. Penyakit ini terutama ditemukan pada daerah yang tertutup pakaian yang bersifat lembab. Keluhan ini pada awalnya timbul bercak yang berwarna coklat, bercak putih yang disertai dengan rasa gatal terutama pada waktu berkeringat. Bercak putih tersebut disebabkan oleh asam dekarboksilase yang dihasilkan oleh jamur yang bersifat kompetitif inhibitor terhadap enzim tirosinase dan mempunyai efek sitotoksik terhadap melanosit yang menghasilkan pigmen warna pada kulit.

Untuk mencegah timbulnya penyakit ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, di antaranya :

- Jaga kesehatan anggota tubuh
- Biasakan tidak memakai peralatan mandi bergantian, seperti handuk
- Setelah habis setiap olah raga ada baiknya langsung mandi dengan menggunakan sabun anti-septik
- Selalu mengkonsumsi Vitamin C

Cara Mengobati Panu

1. Buah Pala

Bahan-Bahan :

- Buah pala secukupnya
- Belerang secukupnya
- 1 sendok makan minyak kelapa

Cara Pemakaian :

- Buah pala dan belerang ditumbuk sampai halus
- Kemudian dicampur minyak kelapa, lalu dipanaskan
- Setelah dingin oleskan pada kulit yang terkena panu

2. Daun Tembakau

Bahan-Bahan :

- Daun tembakau secukupnya

Cara Pemakaian :

- Daun tembakau ditumbuk halus
- Kemudian dioleskan pada kulit yang terkena kadas.
- Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Posted in Obat Panu | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tanda-Tanda Penyakit Panu

Panu merupakan bercak-bercak putih pada kulit yang mempunyai ukuran sebesar biji jagung atau berukuran lebih besar. Saat tubuh mengeluarkan keringat, panu akan terasa sangat gatal dan ketika panu digaruk, bercak-bercak putih itu akan semakin memutih.

Banyak faktor yang menjadi penyebab timbulnya penyakit panu, diantaranya sebagai berikut :

- Suhu udara yang panas dan lembap.
- Kehamilan.
- Penggunaan pil KB.
- Faktor keturunan atau genetik.
- Penggunaan obat golongan steroid atau obat antiinflamasi, seperti prednison, deksametason, dan betametason.
- Infeksi Jamur

Penyakit kulit panu dalam istilah medis disebut dengan tinea versicolor. Panu merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur Malazessia furfur pada permukaan kulit. Panu adalah salah satu penyakit kulit yang dapat menular dan bisa timbul pada bagian tubuh manapun, misalnya dahi, pipi, tangan, kaki, perut, dada, leher, dan punggung. Namun, penyakit kulit ini lebih sering muncul di bagian punggung.

Bagi semua orang, baik wanita maupun pria, panu menjadi penyakit yang paling menakutkan. Karena orang yang menderita panu menjadi tidak percaya diri.

Penyebab Penyakit Kulit Panu

Penyakit kulit panu terjadi akibat kurangnya menjaga kebersihan badan. Misalnya, jarang mandi. Panu juga bisa terjadi akibat keringat berlebih yang mengering dan menimbulkan rasa lengket pada kulit. Pada keadaan kulit seperti itu, jamur akan berkembang biak dengan sangat leluasa. Panu juga bisa terjadi akibat penularan dari penderita panu lain.

Panu juga bisa menular dari pemakaian handuk. Misalnya, setelah mandi, Anda mengeringkan badan dengan handuk penderita panu. Masalah pemakaian handuk bersama memang telah menjadi hal lumrah di kalangan masyarakat. Padahal, tanpa disadari, bergantian handuk sama halnya dengan bertukar kuman atau jamur. Sama halnya dengan menggunakan sikat gigi bersama.

Penularan pun bisa terjadi melalui pakaian, seperti, Anda meminjam baju salah satu teman yang ternyata menderita penyakit panu. Meskipun pakaian tersebut terbilang bersih, jamur yang melekat di pakaian tersebut bisa saja pindah ke tubuh Anda sehingga ikut terinfeksi jamur. Pakaian yang sudah dicuci bersih dari kotoran belum tentu bersih pula dari jamur karena jamur sifatnya tidak kasat mata.

Pencegahan Penyakit Kulit Panu

Untuk melakukan pencegahan panu, dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana, yakni :

- Biasakan membersihkan badan dengan mandi, minimal dua kali sehari.
- Pastikan Anda tidak memakai handuk bersama orang lain, terutama dengan penderita panu.
- Jemurlah handuk setelah dipakai, jangan dibiarkan dalam keadaan basah.
- Usahakan mengganti handuk sesering mungkin.
- Jangan memakai pakaian secara bergantian dengan orang lain.
- Gantungkan atau simpan pakaian Anda di tempat yang kering. Namun, jangan terlalu lama menggantungnya karena bisa berjamur.
- Pengobatan Penyakit Kulit Panu

Posted in Obat Panu | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis-Jenis Panu

Penyakit panu atau yang dalam istilah kedokteran disebut dengan Tinea Versicolor merupakan infeksi pada kulit yang disebabkan oleh jamur. Jenis jenis panu dibedakan berdasarkan tempat tumbuhnya yaitu :

1. Panu Tubuh (Tinea Corporis)

Tinea Corporis adalah penyakit panu yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita pada kulit halus (glabrous skin) seperti di daerah muka, leher, badan, lengan, dan gluteal. Penyebab tersering Tinea Korporis adalah Trichophyton rubrum dan Trichophyton mentagrophytes.

2. Panu Kepala (Tinea Capitis)

Tinea kapitis adalah penyakit panu yang disebabkan oleh infeksi jamur superfisial pada kulit kepala dengan kecenderungan menyerang tangkai rambut dan folikel – folikel rambut. Penyakit ini termasuk kepada mikosis superfisialis atau dermatofitosis. Beberapa sinonim yang digunakan termasuk ringworm of the scalp dan tinea tonsurans.

3. Panu Selangkangan (Tinea Cruris)

Tinea Cruris merupakan penyakit panu yang disebabkan oleh jamur pada daerah genitokrural (selangkangan), sekitar anus, dan kadang-kadang sampai perut bagian bawah.

4. Panu Kaki (Tinea Pedis)

Tinea Pedis adalah sebuah infeksi jamur pada kulit, biasanya di antara jari kaki yang disebabkan oleh jamur parasit.

Penyebab Panu

Pada dasarnya, penyakit panu merupakan kelainan pada kulit yang sangat sering terjadi, terutama di kalangan anak-anak. Namun, panu juga dapat timbul pada orang-orang di segala usia. Banyak bakteri dan jamur yang hidup di tubuh setiap manusia, ada beberapa yang berguna untuk tubuh namun tidak sedikit pula yang dapat menyebabkan infeksi di dalam tubuh. Panu terjadi ketika jenis jamur tertentu tumbuh dan berkembang biak di bagian tubuh mana saja, terutama pada suhu yang lembab.

Panu adalah salah satu dari sekian banyak penyakit kulit yang dapat menular. Panu dapat di tularkan dari satu orang ke orang berikutnya dengan cara kontak kulit ke kulit secara langsung atau melalui barang-barang yang terkontaminasi seperti sisir, pakaian kotor, dan permukaan bak mandi atau kolam renang. Tidak hanya itu, hewan peliharaan yang membawa jamur dapat menjadi perantara timbulnya panu, misalnya kucing.

Panu yang disebabkan oleh jamur, dapat berkembang secara cepat dalam suhu hangat dan area lembab. Panu juga akan tumbuh pada kulit yang sering basah dan luka ringan.

Gejala panu

- Gatal-gatal, terutama jika terkena keringat
- Kulit memerah
- Kulit bersisik, mungkin dapat melepuh seperti cairan
- Kulit berubah warna

Posted in Obat Panu | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment